Peringati HKN ke 53, Pemkab Bekasi Gelar Jalan Sehat dan Cek Kesehatan

BEKASI, MB: Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke 53, Pemkab Bekasi menggelar kegiatan jalan sehat dan pengecekan kesehatan yang pesertanya terdiri dari jajaran Pegawai Dinas kesehatan, UPTD Puskesmas se Kabupaten Bekasi, tenaga rumah sakit, maupun elemen kesehatan lainnya yang ada di Kabupaten Bekasi.

Oded Supriatna Yahya selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan yang mewakili Bupati Bekasi Hj. dr. Neneng Hasanah, membacakan sambutannya sekaligus melepas Tim Gerak Jalan dari seluruh peserta yang hadir hampir sekitar 1.300-an orang.

Dalam sambutan yang dibacakan itu, bupati menyampaikan bahwa tema Hari Kesehatan Nasional tahun 2017 adalah “SEHAT KELUARGAKU SEHAT INDONESIAKU”. Tema tersebut sejalan dengan Program Indonesia sehat melalui pendekatan keluarga, dimana keluarga merupakan bagian terpenting dalam mendorong masyarakat mandiri untuk hidup sehat.

Kegiatan lainnya dalam rangkaian peringatan HKN ke 53 tingkat Kabupaten Bekasi itu, juga dilakukan launching GERMAS yaitu Gerakan Masyarakat Sehat, dimana tujuan dari gerakan tersebut adalah untuk menurunkan Beban Penyakit Menular maupun Penyakit tidak Menular.

Kepala bidang pencegahan penyakit menular (PPM) Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Rudi mengungkapkan, peluncuran gerakan masyarakat sehat tingkat Kabupaten Bekasi dengan komitmen tiga hal pokok, yaitu pertama melakukan aktivitas fisik rutin tiap hari, kedua check kesehatan secara rutin dan ketiga makan sayuran serta buah-buahan.

“Selain itu dengan melaksanakan pola gerakan masyarakat sehat, maka angka kematian yang di sebabkan penyakit tidak menular, seperti sakit jantung, stroke, ginjal, diabetes dan hipertensi, insya allah bisa di turunkan” Imbuh pria berkacamata ini.

“Kalau dirinya sudah paham bisa mencegah sakit dengan pola hidup sehat, maka tidak menutup kemungkinan angka sakit bisa di turunkan,” tambah dia

Selain itu, kadin kesehatan juga juga menyampaikan, bahwa terdapat catatan pergeseran pola penyakit yang selama ini diderita baik oleh pasien swasta maupun pemerintah, yaitu dari penyakit infeksi kepada penyakit generatif.  Perubahan itu diakibatkan oleh perilaku gaya hidup, salah satunya yang paling utama adalah berkurangnya aktivitas di luar sejak usia kecil, dimana anak-anak sudah dibiasakan main game maupunnonton tv, sehingga pada saat dewasa mengalami kesulitan untuk memulai olah raga secara teratur.

Penulis: Dudi

Sumber: Humas

Comments

Tags: