Raih Banyak Tanda Penghargaan, Embu Agapitus jadi Marksekal Pertama

JAKARTA, MB – Kolonel Pas Drs. Embu Agapitus  M.Si (Han) diangkat menjadi Kepala Staf Garnisun Tetap II yang berkedudukan di Bandung.  Dengan demikian, ayah dari tiga putri ini resmi menyandang pangkat Marsekal Pertama dengan satu bintang di bahu.

Penetapan ini ditandatangani Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P melalui mekanisme  Wanjakti (Dewan Jabatan dan Kepangkatan Perwira Tinggi) melalui Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1040/X/2018 tanggal 15 Oktober 2018.

Ebu Agapitus merupakan penerima tanda kehormatan Veteran RI & Veteran Operasi Pemeliharaan Dunia serta beberapa Bintang Jasa dan berbagai tanda kehormatan yang mencapai 24 penghargaan.  Sebelumnya dia pernah menjabat beberapa jabatan penting di jajaran Korps Komando Pasukan Khas (Korps Baret Jingga), Mabes TNI AU, Mabes TNI, dan Kementerian Pertahanan RI.

Jabatan-jabatan yang pernah dipercayakan antara lain:

  1. Komandan Batalion 465 Paskhas berkedudukan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusama, Jakarta.
  2. Komandan Satuan Protokol Detasemen Markas (Denma) Mabes TNI.
  3. Wakil Komandan Denma Mabes TNI.
  4. Asisten Personel Korps Pasukan Khas.
  5. Kasubdit Binkemilsik Mabesau.
  6. Direktur Latihan PMPP TNI.
  7. Komandan Latihan Kontingen Garuda untuk misi Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia.
  8. Kasubdit Asia Pasifik Direktorat Anaissa Strategis Ditjen Strahan.
  9. Kasubdit Amerika, Eropa, dan Afrika Direktorat Analisa Strategis Ditjen Strahan.
  10. Kabid Kerjasama Bainstranas Kemhan RI.
  11. Sekretaris Badan Instalasi Strategis Nasional Kemhan RI.

Berbagai pengalaman jabatan dan segudang pengabdian serta prestasi di berbagai daerah operasi baik di dalam maupun luar negeri menjadi pertimbangan khusus Dewan Jabatan dan Kepangkatan Perwira Tinggi TNI untuk mengangkat pria kelahiran Ende, Flores, NTT ini menjadi Perwira Tinggi TNI.

Dengan demikian, alumni SMA Katolik  Syuradikara Ende (1981) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang (1985) ini adalah anggota Korps Komando Pasukan Khas TNI AU pertama asal NTT yang mencapai pangkat  Perwira Tinggi TNI.

Pasukan Gerak Cepat

Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) pada era tahun 1960-an atau yang populer dengan sebutan PGT (Pasukan Gerak Tjepat) dan era tahun 1980-an dikenal dengan nama Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Cepat).

 

PGT, Kopasgat atau Korpaskhas bersama dengan satuan-satuan elit TNI lainnya berandil dalam berbagai operasi. Operasi dalam negeri yang pernah diemban pasukan elit TNI AU antara lain: Trikora, Dwikora, Seroja, dan lain-lain.

Sementara operasi di luar negeri antara lain: Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia di berbagai wilayah konflik di bawah bendera United Nations (PBB) maupun di bawah bendera OIC (Organization of Islamic Cooperation).

Embu Agapitus akan dilantik menjadi Kepala Staf Garnisun Tetap (Gartap) II/Bandung dalam waktu dekat.  Gartap II/Bandung mengemban tugas menjamin keamanan, penegakan hukum, disiplin dan tata tertib, membangun soliditas satuan-satuan TNI-POLRI di wilayah Komando Gartap II/ KOGARTAP II,  dalam rangka mendukung tugas pokok TNI menjamin terselenggaranya pertahanan negara yang handal.

Indonesia  memiliki  tiga Gartap yaitu Gartap I berkedudukan di  Jakarta, Gartap II berkedudukan di Bandung, dan Gartap III berkedudukan di Surabaya.

Comments

author

Author: